8 Cara Mendidik Anak Laki-laki Menurut Islam

cara mendidik anak laki-laki menurut Islam

8 Cara Mendidik Anak Laki-laki Menurut Islam – Anak laki-laki atau anak perempuan sejatinya adalah karunia dan rezeki dari Allah subhanahu wa ta’ala untuk keluarga kita. Dalam kenyataannya, ada perbedaan mengasuh anak laki-laki dan anak perempuan. Orang tua perlu mencari ilmu tentang bagaimana cara mendidik anak laki-laki menurut Islam.

Memang pada dasarnya anak laki-laki dan perempuan mempunyai karakter, tabiat dan kebiasaan yang berbeda-beda. Kita sebagai orang tua perlu memahami perbedaan ini agar bisa memberikan pendidikan dan pengasuhan terbaik untuk mereka.

Kali ini penulis akan membahas tentang cara mendidik anak laki-laki menurut pandangan Islam.

Yuk, simak tulisan sederhana ini hingga selesai ya!

Perbedaan Anak Laki-laki Dan Anak Perempuan

Pada dasarnya anak laki-laki dan perempuan memang berbeda. Hal ini sebagaimana yang Allah jelaskan dalam Al Quran surat Al-Imran ayat 36:

“Kalau istri Imran melahirkan putranya Dia berkata “Ya Tuhanku Sesungguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan dan Allah telah mengetahui apa yang dilahirkannya itu. Dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai dia Maryam dan aku akan memohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau dari godaan setan (yang sangat terkutuk).”

Anak laki laki dan anak perempuan memiliki beberapa perbedaan siginifikan. Secara garis besar mereka mempunyai tugas dan tanggung jawab yang berbeda di masa yang akan datang.

Tanggung Jawab Seorang Anak Laki-laki

Seorang anak laki-laki kelak ketika dia sudah dewasa, dia akan menjadi seorang suami. Tugas utama seorang suami adalah menjaga keluarganya, memberikan ketenangan dan ketentraman kepada istri dan anak-anak.

Maka tugas seorang anak laki-laki lebih berat daripada tugas anak perempuan. Hal ini sebagaimana firman Allah dalam Al Quran “Kaum laki-laki adalah pemimpin bagi kaum wanita. Oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (wanita). Dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka” (QS. An Nisa: 34)

Dari firman Allah ini kita bisa mengambil kesimpulan bahwa laki-laki adalah pemimpin bagi perempuan. Seorang anak laki-laki maka dia harus kita kader dan kita didik sebaik-baiknya. Mengapa? Agar dia punya karakter seorang pemimpin.

Tugas Utama Orang Tua

Orang tua punya tugas utama memberikan pendidikan terbaik kepada anak laki lakinya agar mereka menjadi seorang laki-laki yang teguh pendirian, punya wawasan luas. Tujuannya agar kelak saat dewasa dia bisa mengambil peran sebagai pemimpin dalam keluarganya, masyarakat, bangsa dan negara.

Menjadi seorang pemimpin adalah fitrah anak laki-laki. Artinya seorang laki-laki punya bakat untuk memimpin, mengarahkan, memberi petunjuk dan menyelesaikan masalah dengan cepat. Maka seorang anak laki-laki perlu kita berikan tantangan sejak dini. Tantangan ini dalam rangka untuk menguatkan mental dan keberaniannya. Sebagaimana kita tahu bahwa baginda Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam sejak kecil hidup di zona yang penuh dengan tantangan.

Pada saat nabi Muhammad masih kecil, beliau telah ditinggal wafat oleh ayah bundanya. Selanjutnya kepengasuhan beliau diambil alih oleh kakeknya, Abdul Muthalib. Mendengar kakek beliau telah tiada, pengasuhan beliau diambil alih oleh Abu Thalib, paman beliau. Dalam pengasuhan pamannya ini beliau menekuni dunia bisnis dan perdagangan hingga ke luar negeri dengan keuntungan berlipat ganda.

Cara Mendidik Anak Laki-laki Menurut Islam

Berikut penulis akan menjelaskan tahapan panduan parenting cara mendidik anak laki-laki menurut Islam :

1. Berikan kepada mereka nama yang baik

Kewajiban orang tua kepada anak adalah memberikan nama yang baik. Nama yang baik bagi seorang anak laki-laki adalah kebanggaan dan kewibawaan. Jangan pernah memberikan nama anak yang buruk. Nama yang buruk membuat dia merasa rendah diri dan berkecil hati. Berikan nama anak laki-laki yang mengandung doa. Bukakah nama adaslah doa? Dengan memberi nama anak laki laki kita yang mengandung doa, secara tidak langsung kita telah memberikan nilai doa dan makna pada anak laki-laki kita.

2. Ajarkan anak tauhid

Ilmu tauhid adalah sebuah fundamental penting yang harus kita tanamkan kepada anak-anak kita terutama anak laki-laki sejak dini.

Karena anak laki laki adalah calon pemimpin. Mereka adalah calon pemimpin baik dalam keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Saat anak laki laki memiliki nilai tauhid yang kuat, maka mereka akan menjadi tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang berkarakter, berakhlak mulia.

3. Ajarkan mereka tanggung jawab

Tanggung jawab tidak bisa diemban oleh seseorang begitu saja. Semua perlu latihan berkali-kali dan bertubi-tubi bahkan tanpa henti. Rasa tanggung jawab perlu kita tanamkan sejak dini pada anak laki-laki kita.

Saat terbiasa dengan tanggung jawab sejak dini, maka Ketika mereka beranjak dewasa mereka akan mampu dan terbiasa menjadi pemimpin yang baik dalam keluarganya. Maka besar kemungkinan, dia akan mampu pemimpin secara luas di masyarakat. Baik dalam bidang ekonomi, sosial, budaya, agama bahkan politik.

4. Ajarkan anak laki laki Al Quran.

Benar sekali bila kita sebagai orangtua mengajarkan anak lelaki kita tentang Al Quran. Kita bimbing dia hingga bisa membaca dan memahami kandungan dan makna Al Quran. Dengan panduan dan pedoman Al Quran, anak kita akan tumbuh menjadi pribadi yang berilmu, berkarakter, rendah hati dan jauh dari pergaulan negatif bahkan pergaulan bebas.

5. Ajarkan anak laki laki berbakti kepada kedua orang tua

Berbakti kepada kedua orangtua adalah kewajiban setiap anak. Memang setiap kita adalah anak dari ayah ibu kita. Hampir tidak ada manusia yang lahir tanpa orang tua, ayah bunda. Hanya nabi Isa yang lahir tanpa ayah. Itupun karena kehendak Allah semata untuk membuktikan bahwa Allah punya kekuasaan dan kekuatan.

Maka kita juga punya kewajiban berbakti pada kedua orang tua kita. Baik saat mereka masih hidup ataupun ketika mereka sudah meninggal dunia.

Berbakti kepada orang tua mempunyai keutamaan yang sangat besar dalam Islam. Orang tua perlu mengajarkan kepada anak bagaimana cara berbakti kepada orang tua kepada anak.

Konsep mengajarkan berbakti kepada orang tua pada anak bisa dimulai dari hal yang kecil. Misalnya saja, mulai dari mencium tangan ayah bunda ketika berangkat sekolah. Mendoakan kedua orang tua selepas sholat.

6. Didik anak dengan akhlak yang mulia

Kunci kebaikan seseorang ada pada agama dan akhlaknya. Rasulullah adalah figur mulia yang perlu kita contoh dalam segala aspek kehidupan. Mengenalkan figur Baginda Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam yang mulia kepada putra-putri kita terutama anak laki-laki kita. Baginda Nabi Muhammad, Allah utus ke muka bumi ini untuk memperbaiki perilaku manusia serta akhlak yang rusak menjadi mulia.

7. Ajarkan anak laki-laki kemandirian

Kemandirian dicapai dalam sekejap saja kemandirian perlu dipupuk dan dilatih sejak dini orang tua perlu mengajarkan kepada anak bagaimana anak bisa mandiri sejak dini. Mandiri di sini bisa kita mulai dari sesuatu yang sederhana. Misalnya saja ketika bangun tidur mereka bisa merapikan sendiri ambil sarapan dan makan sendiri, memakai baju seragam sendiri, memakai sepatu sendiri sebelum berangkat sekolah.

8. Berikan mereka tantangan

Anak laki-laki identik dengan fisik yang kekar maka kita perlu memberikan latihan kepada anak-anak agar tumbuh dan berkembang fisik, mentalnya. Orang tua perlu sering memberikan tantangan kepada mereka terhadap sesuatu yang seru dan menantang. Tujuan utama memberikan tantangan kepada anak laki-laki agar mereka tumbuh bakat, minat, karakter, mental dan keberaniannya sejak dini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × three =