Pernah Viral, Begini Cara Umroh Backpacker

umroh backpaker
Ilustrasi umroh backpaker. People photo created by lookstudio – www.freepik.com

Seperti layaknya haji, umroh juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Hampir sama dengan jumlah yang harus dibayar untuk ibadah haji. Meskipun banyak agent travel yang memberikan promo di waktu-waktu tertentu, namun ternyata bagi sebagian orang masih merasa bahwa biaya umroh menggunakan agent travel sangat mahal.

Dari sinilah ada beberapa kalangan terutama milenial yang berinisiatif melakukan umroh backpacker. Yang dinamakan umroh backpacker adalah umroh yang dilaksanakan tanpa menggunakan biro jasa umroh atau agent travel. Semua dilakukan sendiri. Mulai dari mengurus visa, membeli tiket pesawat, menyewa hotel selama di Makkah dan Madinah, serta berbagai keperluan lain yang biasanya ditangani oleh biro umroh.

Kelebihan dan Kelemahan Umroh Backpacker

Umroh secara backpacker merupakan alternatif bagi sebagian kalangan. Karena bisa ditempuh dengan beberapa kelebihan di bawah ini :

1. Lebih Hemat Biaya

Alasan utama melakukan umroh dengan backpacker adalah untuk menghemat biaya. Karena bisa memangkas biaya jasa travel. Semua keperluan diurus sendiri tanpa melibatkan biro jasa umroh.

2. Bisa Mengatur Waktu Sendiri

Kalau umroh dengan travel agent, semua jadwal sudah diatur. Sehingga jamaah tidak bisa bebas melakukan ibadah atau agenda apapun di luar jadwal yang telah ditentukan biro umroh. Umroh backpacker memberikan kebebasan untuk melakukan apapun diluar ibadah umroh karena tidak terikat dengan jadwal biro jasa umroh. Bahkan anda bisa sambil piknik melihat tempat-tempat lain yang indah di tanah suci lainnya.

3. Bisa Menentukan Penginapan Sendiri

Kelebihan umroh dengan cara backpacker lainnya adalah bisa menentukan penginapan sendiri. Bahkan jika ingin mengambil penginapan dengan harga yang sangat murah. Hal inilah yang tidak bisa ditemukan pada umroh dengan menggunakan travel agent. Jamaah harus mengikuti penginapan yang ditentukan oleh travel agent.

4. Menentukan Jadwal Penerbangan Sendiri

Tidak hanya bebas menentukan penginapan sendiri. Jamaah juga bebas menentukan transportasi penerbangan. Mulai dari harga tiket, jadwal penerbangan hingga maskapai yang akan dipakai. Ini karena tidak terikat dengan travel agent yang biasanya akan menentukan jadwal penerbangan perjalanan umroh.

5. Memiliki Banyak Waktu Luang

Karena tidak terikat dengan jadwal aktivitas umroh yang biasanya sudah diatur sedemikian rupa oleh biro jasa, umroh backpacker memberikan banyak waktu luang. Jamaah bisa memanfaatkan waktu luang ini untuk keperluan lain selain rangkaian ibadah umroh untuk kepentingan pribadi.

Selain memiliki kelebihan, umroh backpacker juga memiliki beberapa kelemahan. Antara lain :

1. Butuh Waktu yang Lama

Umroh secara backpacker biasanya menggunakan tiket penerbangan murah. Sehingga sering transit di beberapa tempat. Sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama dibandingkan dengan umroh menggunakan biro jasa. Karena biro jasa menggunakan penerbangan berkelas sehingga bisa sampai tepat waktu tanpa harus diganggu dengan transit.

2. Mengurus Perlengkapan Umroh Sendiri

Kelebihan umroh dengan travel agent adalah kemudahan ketika harus mengurus berbagai perlengkapan. Sehingga jamaah tidak direpotkan dengan berbagai persiapan keberangkatan. Inilah yang tidak didapat pada umroh dengan jalan backpacker. Semua keperluan sebelum berangkat harus diurus sendiri. Sehingga terkesan cukup melelahkan.

3. Tanpa Tour Guide

Fungsi tour guide pada biro jasa umroh adalah untuk memberikan panduan perjalanan selama melaksanakan ibadah umroh. Ini juga yang tidak didapatkan ketika melakukan umroh backpacker. Jika tersesat atau mengalami kendala lainnya, jamaah harus mengurusnya sendiri.

Cara Melakukan Umroh Backpacker

Setelah mengetahui beberapa kelebihan dan kelemahan umroh secara backpacker diatas, mungkin anda tertarik untuk melakukannya. Meskipun terkesan agak repot, namun umroh secara backpacker memberikan tantangan tersendiri. Sekaligus alternatif jika ingin melaksanakan umroh dengan dana yang terbatas.

Jika tertarik pergi ibadah umroh dengan backpacker, berikut beberapa langkah yang harus anda lalui :

1. Memilih Tiket Pesawat Murah

Harga yang paling mahal untuk rincian biaya umroh menggunakan travel agent adalah biaya pesawat. Bisa mencapai belasan juta untuk ongkos pesawat pulang pergi. Tapi biaya pesawat yang besar ini bisa ditekan dengan memanfaatkan promo.

Bagi yang sudah terbiasa bepergian diberbagai negara mungkin sudah paham bagaimana cara mendapatkan tiket pesawat yang murah. Promo tiket pesawat bisa didapat jauh hari sebelumnya. Atau bisa juga melalui negara lain.

Misalkan pemberangkatan ke Jedaah bukan dari Indonesia langsung. Tapi melalui Malaysia. Jadi harus terbang dulu ke Malaysia. Baru terbang ke Jeddah. Meski harus ditempuh dengan waktu yang cukup lama karena harus transit, namun cara ini cukup murah untuk dilakukan.

2. Mencari Penginapan yang Murah

Semakin dekat dengan masjid Nabawi, maka penginapan akan semakin berharga mahal. Biasanya travel agent memberikan penginapan yang nyaman dan dekat dengan masjid Nabawi agar jamaah bisa beristirahat dengan baik. Dan juga tidak terlalu lelah untuk menjalankan ibadah umroh karena tidak harus menempuh jarak yang terlalu jauh ke Masjid Nabawi.

Jika anda memilih menjalani umroh backpacker, anda bisa menentukan sendiri penginapan yang tidak terlalu mahal. Tidak masalah jika harus jauh dari Masjid Nabawi. Toh anda memiliki waktu yang longgar berada di tanah suci. Jika berminat, ada appartmen yang bisa disewa harian dekat dengan Masjid Nabawi. Harganya cukup terjangkau. Anda bisa berbagi dengan jamaah umroh dengan cara backpacker lainnya.

3. Mempersiapkan Buku Panduan

Menggunakan biro umroh akan mempermudah anda menjalankan segala aktifitas ibadah selama di bulan suci. Karena pada biro telah dilengkapi dengan tour guide yang akan membantu setiap jamaah selama menjalankan rangkaian ibadah umroh.

Tapi beda cerita ketika anda memutuskan untuk menjalankan umroh dengan backpacker. Tidak ada tour guide yang akan membantu selama di Arab Saudi. Maka dari itu ada baiknya membaca buku panduan sebelum berangkat ke tanah suci. Terkait bagaimana rute perjalanan ke sana, mengenai peraturan dan birokrasi di Arab Saudi, hingga bagaimana tata cara ibadah umroh sesuai syariat.

Tak hanya membaca buku panduan saja. Anda juga bisa mendengarkan cerita pengalaman mereka yang pernah menjalankan umroh backpacker untuk bisa mendapat gambaran nyata bagaimana hambatan dan tantangan yang akan dihadapi nanti.

4. Mempersiapkan Biaya Makan

Sama seperti di Indonesia. Arab Saudi juga banyak tersedia aneka jenis makanan dengan harga yang menyesuaikan. Mulai dari makanan sekelas hotel bintang lima hingga pedagang kaki lima. Enaknya melaksanakan umroh backpacker adalah kebebasan untuk memilih makanan sesuai dengan selera dan kemampuan keuangan.

Biaya makan ini harus anda persiapkan dan atur sendiri. Bahkan jika pandai memilih menu makanan, anda bisa mendapat makanan sekelas kaki lima dengan kualitas rasa restorang bintang lima.

5. Perhatikan Cuaca

Hindari pergi umroh pada bulan Juni hingga Agustus. Karena di sana sedang musim panas dengan suhu bisa mencapai 45 derajat Celcius. Jangan pula berangkat ibadah umroh disaat Arab Saudi sedang mengalami musim dingin sekitar bulan November hingga Februari. Karena suhu bisa mencapai 8 hingga -2 derajat.

Nah, itulah cara melaksanakan umroh backpacker. Meski terlihat menyenangkan dan penuh tantangan, sebaiknya jangan melakukannya sendirian. Anda bisa mengajak teman, saudara, atau pasangan untuk meminimalisir resiko yang terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 − thirteen =